Tuesday, February 17, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Film

Akting \’\’Christine Hakim \’\’di The Last of Us Episode 2 Viral dan Banjir Sanjungan Warganet Dunia, Bikin Merinding

adminsaibyadminsai
January 25, 2023
in Film
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

The Last of Us episode 2 yang tayang pada Senin (23/1/2023) waktu Indonesia, ditanggapi meriah oleh para penggemarnya. Dalam episode ini, diketahui asal muasal ledakan infeksi Cordyceps, yang bermula di Indonesia.

Aktris veteran Tanah Air, Christine Hakim, menghidupkan peran Ibu Ratna, seorang profesor mikologi yang tampil dalam adegan pembuka di episode kedua serial HBO yang dibintangi Pedro Pascal ini.

Dalam adegan The Last of Us tersebut, Ibu Ratna dimintai tolong oleh petinggi militer yang diperankan aktor senior Yayu Unru, soal bagaimana mengatasi infeksi ini.

“Kami butuh vaksin atau obat,” kata sang perwakilan militer.

Tak Ada Obat atau Vaksin

\"Christine

Perbesar
Christine Hakim dalam TV Spot The Last of Us (HBO via Twitter @NaughtyDogInfo)

Dengan wajah serius, Ibu Ratna tercenung sejenak kemudian berkata, “Bapak, saya telah menghabiskan waktu hidup saya untuk mempelajari hal ini. Jadi tolong dengarkan saya baik-baik. Tidak ada obat, dan tidak ada vaksin,” kata dia dengan tegas.

Lantas ketika dimintai saran, langkah apa yang seharusnya diambil, ia terpekur sejenak. Kata-kata yang keluar dari mulutnya sungguh mengejutkan.

“Bom. Mulailah pengeboman. Bom seluruh kota, dan seluruh orang di dalamnya,” kata dia, sungguh-sungguh.

Dilansir dari:liputan6.com

ADVERTISEMENT

The Last of Us episode 2 yang tayang pada Senin (23/1/2023) waktu Indonesia, ditanggapi meriah oleh para penggemarnya. Dalam episode ini, diketahui asal muasal ledakan infeksi Cordyceps, yang bermula di Indonesia.

Aktris veteran Tanah Air, Christine Hakim, menghidupkan peran Ibu Ratna, seorang profesor mikologi yang tampil dalam adegan pembuka di episode kedua serial HBO yang dibintangi Pedro Pascal ini.

Dalam adegan The Last of Us tersebut, Ibu Ratna dimintai tolong oleh petinggi militer yang diperankan aktor senior Yayu Unru, soal bagaimana mengatasi infeksi ini.

“Kami butuh vaksin atau obat,” kata sang perwakilan militer.

Tak Ada Obat atau Vaksin

\"Christine

Perbesar
Christine Hakim dalam TV Spot The Last of Us (HBO via Twitter @NaughtyDogInfo)

Dengan wajah serius, Ibu Ratna tercenung sejenak kemudian berkata, “Bapak, saya telah menghabiskan waktu hidup saya untuk mempelajari hal ini. Jadi tolong dengarkan saya baik-baik. Tidak ada obat, dan tidak ada vaksin,” kata dia dengan tegas.

Lantas ketika dimintai saran, langkah apa yang seharusnya diambil, ia terpekur sejenak. Kata-kata yang keluar dari mulutnya sungguh mengejutkan.

“Bom. Mulailah pengeboman. Bom seluruh kota, dan seluruh orang di dalamnya,” kata dia, sungguh-sungguh.

Dilansir dari:liputan6.com

The Last of Us episode 2 yang tayang pada Senin (23/1/2023) waktu Indonesia, ditanggapi meriah oleh para penggemarnya. Dalam episode ini, diketahui asal muasal ledakan infeksi Cordyceps, yang bermula di Indonesia.

Aktris veteran Tanah Air, Christine Hakim, menghidupkan peran Ibu Ratna, seorang profesor mikologi yang tampil dalam adegan pembuka di episode kedua serial HBO yang dibintangi Pedro Pascal ini.

Dalam adegan The Last of Us tersebut, Ibu Ratna dimintai tolong oleh petinggi militer yang diperankan aktor senior Yayu Unru, soal bagaimana mengatasi infeksi ini.

“Kami butuh vaksin atau obat,” kata sang perwakilan militer.

Tak Ada Obat atau Vaksin

\"Christine

Perbesar
Christine Hakim dalam TV Spot The Last of Us (HBO via Twitter @NaughtyDogInfo)

Dengan wajah serius, Ibu Ratna tercenung sejenak kemudian berkata, “Bapak, saya telah menghabiskan waktu hidup saya untuk mempelajari hal ini. Jadi tolong dengarkan saya baik-baik. Tidak ada obat, dan tidak ada vaksin,” kata dia dengan tegas.

Lantas ketika dimintai saran, langkah apa yang seharusnya diambil, ia terpekur sejenak. Kata-kata yang keluar dari mulutnya sungguh mengejutkan.

“Bom. Mulailah pengeboman. Bom seluruh kota, dan seluruh orang di dalamnya,” kata dia, sungguh-sungguh.

Dilansir dari:liputan6.com

ADVERTISEMENT

The Last of Us episode 2 yang tayang pada Senin (23/1/2023) waktu Indonesia, ditanggapi meriah oleh para penggemarnya. Dalam episode ini, diketahui asal muasal ledakan infeksi Cordyceps, yang bermula di Indonesia.

Aktris veteran Tanah Air, Christine Hakim, menghidupkan peran Ibu Ratna, seorang profesor mikologi yang tampil dalam adegan pembuka di episode kedua serial HBO yang dibintangi Pedro Pascal ini.

Dalam adegan The Last of Us tersebut, Ibu Ratna dimintai tolong oleh petinggi militer yang diperankan aktor senior Yayu Unru, soal bagaimana mengatasi infeksi ini.

“Kami butuh vaksin atau obat,” kata sang perwakilan militer.

Tak Ada Obat atau Vaksin

\"Christine

Perbesar
Christine Hakim dalam TV Spot The Last of Us (HBO via Twitter @NaughtyDogInfo)

Dengan wajah serius, Ibu Ratna tercenung sejenak kemudian berkata, “Bapak, saya telah menghabiskan waktu hidup saya untuk mempelajari hal ini. Jadi tolong dengarkan saya baik-baik. Tidak ada obat, dan tidak ada vaksin,” kata dia dengan tegas.

Lantas ketika dimintai saran, langkah apa yang seharusnya diambil, ia terpekur sejenak. Kata-kata yang keluar dari mulutnya sungguh mengejutkan.

“Bom. Mulailah pengeboman. Bom seluruh kota, dan seluruh orang di dalamnya,” kata dia, sungguh-sungguh.

Dilansir dari:liputan6.com

Tags: Christine Hakim
Previous Post

Duka Kim Go Eun Atas Kepergian Mendiang Na Chul: Maaf Aku Tidak Bisa Bersamamu Sampai Akhir

Next Post

\”Turbokidz\” Rilis Album Oranye dalam Format CD

Next Post

\"Turbokidz\" Rilis Album Oranye dalam Format CD

\"Turbokidz\" Rilis Album Oranye dalam Format CD

\"Turbokidz\" Rilis Album Oranye dalam Format CD

\"Turbokidz\" Rilis Album Oranye dalam Format CD

\"Turbokidz\" Rilis Album Oranye dalam Format CD

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
E04688b5 Bc58 41d0 92c8 9d046b02b186
43a47907 47c9 46d8 9ddb 1ad5e0126965
5b8ac6d4 57ce 40dd 9b73 98e747d46c84
784b7329 75b7 41b3 954e 87f0e406f10d
Cf762b6b 5447 484a 8207 9c69fa55aeab
2442823c 8ec1 44c2 8fed F1b568f7db58
178d7595 282d 425b 97a6 8d2848e9b343
C33eaf2b 5123 425b 85fb 575aa4cab75c
A3f42f1c F666 42fb 9935 02fe910c47cc
02a675e7 2918 4226 81b8 0e8a157bc3df
Eaf3ab47 2d9d 4b4e A051 B32a68c0185a
C357201c Dc9e 4325 8329 B09afadf9bf3
Da3af4d9 Cb99 43a3 8654 F3ca187fa345
5ddc1909 A654 4acd 8b4b Ae4a02ef3f0c
8f746b53 Cdb9 4878 B213 9a6784874143
0aeda1ca 37a1 4d4b 9735 358f188cfc9b
Ed8e5d70 46c1 4a06 8334 65423a41e8d2
5f44a3d7 55f8 4ec1 8058 8d0c550f6e76
Dbd21b9e 6171 41f5 965a 808a712a8d18
824a56c3 1dfc 483d Ac8e A700b9de5523
A4d90dea 3b3d 4a67 Aa89 A98c08a7c912
09666615 Bee0 43fc 8b12 80f594caeada
37ae1902 86e8 4e20 A136 94ab2579a3cc
158de4c2 6fa9 4cfc Ba1f De8a1751008e
540d637f 13b7 4a32 8bb8 A74aa5006c36
8ff9f361 7cf0 4ce1 9796 Acf6f3c2a1aa
Ee3fd46f 86b1 4ed8 9686 C6f5936e2ae6
6e314b78 4f45 4d42 B3e6 1184127062db
Eadcaebe 5fae 4dda B83e 3e1ee336ffaf
C43e3289 1505 4b1c Bde5 B5a7da0d8cd7
3ab54a63 607e 44b0 A4c3 5ef1f7b35408
A8faeb79 4ae1 490c A067 6809fa83a764
54565c55 De36 43ff 865a Eaa1ae10d8fa
82f2a73c E793 44b1 8657 40d88e639771
5ec97fb8 9384 4579 9674 44e6863a7231
0adc2699 D763 4021 Aabe 88e4b53f04db
32347633 8bcb 44bc B7fb D706a8fc57cf
7b2ef5d4 D211 4120 9b2c 2cdc4f179aa4
8a02ce72 D9a7 47b8 9cb1 C1e10021d30a
698397a7 Ff0d 4066 Badb 0263003b8a32
Cfb6e78e E9a7 47c5 910b 3047b9b51c6b
3930465a C73d 4bf2 8e81 6df6e30e9924
A5d23e1d Ce1c 4f01 Bb44 22b18fb97bf2
Bea7b341 0da3 4c75 Bd27 01e800f98574
739af4b1 Efc5 452e 989d 62d8d3132f11
7f04dd05 C8a3 4038 Ab06 86d64c569629
4ba06775 C45b 4664 Ab93 9a24f780bd55
72f20102 4ac2 4b49 A2e6 9611c982a66c
05223d32 E147 4a07 9555 A4349b96512e
84799111 D80a 446f 93ca 2ae545e70fb3